YUDI IRAWAN YUDI IRAWAN YUDI IRAWAN SHARING: Februari 2013 >

Jumat, 15 Februari 2013

Cara Mengatasi Masalah Laptop AXIOO Loading BIOS yang Lama

Hari minggu kemarin saya kedatangan order buat servis laptop AXIOO. Laptop AXIOO datang dengan masalah loading yang lama kata yang punya laptop. Setelah saya cek, ternyata memang loading-nya sangat lama tapi bukan loading pada saat mau masuk windows-nya yang lama melainkan loading BIOS-nya. O..., iya ini dia tipe laptopnya AXIOO TVR M54SR, laptopnya keluaran lama.


Setelah laptop dikutak-katik akhirnya ketemu juga masalahnya, yakni keyboard-nya error alias rusak. Langsung saya ganti saja keyboard-nya dan laptop saya hidupkan dan Alhamdulillah, laptop pun sehat kembali. Loading BIOS yang tadinya lama kini jadi normal kembali. Untuk yang membutuhkan keyboard laptop yang seperti ini atau merek lain silahkan hubungi kami disini

Sekian pengalaman saya untuk servis Laptop AXIOO ini, semoga saja tulisan ini bisa berguna. terima kasih.

macam macam BIOS dan tombol masuknya

macam macam BIOS dan tombol masuknya


Del --------> AMI,AWARD
Esc --------> Toshiba
F1 --------> Toshiba,Phoenix,PS/1 Value Point
F2 --------> NEC.Dell
F10 --------> Compaq
Ins --------> IBM PS/2s
Reset2x --------> Dell
Alt=Return --------> Dell
Alt+? atau Ins --------> PS/2-Model
Ctrl+Esc --------> General
Ctrl+Alt+Esc --------> AST Advantage,Award,Tandon
Crtl+Alt+"+" ---------> General
Ctrl+Alt+S --------> Phoenix
Ctrl+Alt+Ins --------> Zenith,Phoenix
Ctrl+S --------> Phoenix
Ctrt+Shift+Esc --------> Tandon
Ctrl+Shift+Alt+Del --------> Olivetti PC Pro

Macam-macam BIOS dan Setting BIOS

Macam-macam BIOS dan Setting BIOS

Sobat Ambenk(dot)com kali ini saya akan berbagi tutorial Cara Setting Bios.Tahukah anda BIOS (Basic Input Output System) adalah program yang berfungsi mengatur dan mengkonfigurasikan system computer, yang disimpan dalam sebuah chip Bios.
Chip BIOS yang banyak digunakan yaitu :
1. Award BIOS
2. AMI BIOS
3. PHOENIX



Langkah- langkah mengatur (seting BIOS)
A.Langkah-langkah masuk ke Bios
1. Hidupkan Komputer
2. Tekan Tombol Del berulang kali pada saat booting
3. Muncul menu utama BIOS
B.Langkah-langkah seting BIOS
Dari gambar diatas dapat kita lihat menu utama dari Award Bios yang akan kita uraikan satu persatu
1. Standart CMOS Setup
Menu untuk mengatur konfigurasi standar setup BIOS, seperti mengatur tanggal, jam, harddisk, floppy disk, dan sebagainya.
•Date :
Diisi dengan tanggal, bulan, tahun, saat kita menseting bios.Tekanlah tombol Page Up atau Page Down untuk setiap kali melakukan perubahan setting.
•Time
Diisi dengan waktu (jam, menit dan detik)..
•Harddisk
Berisi spesifikasi Type, Size, Cyls, Head, Landz, dan Sector harddisk. Dan bias juga mengkonfigurasi Mode harddisk sesuai dengan spesifikasi harddisk.
•Drive A, Drive B
Berisi tipe floppy disk drive yang terpasang pada komputer. Settinglah floppy disk drive pada field ini sesuai tipe yang digunakan. Atau, pilihlah “None” jika floppy disk drive tidak dipasang.
•Video
Berisi tipe kartu grafis yang digunakan komputer. Pilihan yang diberikan biasanya “EGA/VGA. Pilihan lain yaitu : CGAA40, CGA80 atau MONO. Pilihlah salah satu type sesuai jenis kartu grafis yang digunakan.
•Halt On
Berisikan perintah yang dilakukan komputer termasuk menentukan waktu komputer berhenti bekerja (halt). Pilihlah “All Errors” sehingga komputer akan berhenti bekerja (halt) ketika terjadi kesalahan pada sistem.
2. BIOS Features Setup
Menu untuk mengatur konfigurasi fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh BIOS, seperti : mencegah virus, menentukan awal booting, mempercepat booting, dan sebagainya.
•Virus Warning
Berfungsi mendeteksi dan mencegah penyebaran virus. (pilih “disabled”)
•CPU Internal Cache
Berfungsi mengaktifkan dan menonaktifkan (enable/disable) CPU Internal Cache (cache-memory level 1) yang ada pada prosesor sebagai penampung data sementara akan diolah oleh prosesor. (pilih “enabled”)
•External Cache
Berfungsi meningkatkan performa sistem. (pilih “enabled”). Dengan pilihan tersebut sistem akan menggunakan cache memory lain yang ada pada sistem untuk menampung sementara data yang akan diproses oleh prosesor.
•Quick Power On Self Test
Berfungsi memeriksa komponen-komponen komputer pada saat melakukan cold boot. Apabila memilih “disabled”, komputer akan melakukan proses lebih lama, seperti memeriksa memori hingga tiga kali. Pilih “enabled”, agar komputer melakukan proses lebih singkat dan cepat
•Boot Sequence
Berfungsi menentukan urutan proses booting. Pilihlah “C Only”. agar komputer melakukan booting hanya dari harddisk. Jika urutan booting dimulai dari floppy disk drive, ubahlah menjadi “A
•Swap Floppy Drive
Berfungsi menukar posisi drive A dan drive B. Jika memilih “enabled”, drive A akan menjadi drive B, demikian sebaliknya. Apabila komputer hanya memiliki drive A, pilihlah “disabled” sebagai pilihan yang lebih aman.
•Boot Up Floppy Seek
Berfungsi mengetahui jenis track yang digunakan oleh disk drive. Pilih “disabled” untuk mempercepat booting.
•Boot Up Numlock Status
Berfungsi mengaktifkan tombol numlock pada saat komputer boot. Pilih, “on” agar BIOS mengaktifkan fungsi numlock extended At-keyboard pada saat booting. Anda juga dapat memilih “off”.
•Boot Up System Speed
Berfungsi menentukan keadaan komputer pada saat boot up. Pilihlah “high”, agar komputer melakukan proses lebih cepat.
•Security Option
Berfungsi menentukan kapan password akan diaktifkan. Jika memilih “setup”, komputer akan meminta password pada saat BIOS-setup dijalankan. Dan jika memilih “System”, komputer akan meminta password pada setiap kali komputer melakukan booting. Konfigurasilah security option sesuai kebutuhan Anda.
•OS Selector for Dram > 64 MB
Berfungsi menentukan konfigurasi kapasitas memori yang digunakan. Jika menggunakan memori lebih dari 64 MB, pilihlah “OS2″. Jika menggunakan memori lebih kecil dari 64 MB, pilihlah “Non-OS2″.
3. Chipset Feature Setup
Menu untuk mengatur konfigurasi fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh chipset, misalnya timing memori. Fasilitas ini berpengaruh pada kinerja komputer secara keseluruhan.
4. Power Management Setup
Menu untuk mengatur kinerja perangkat-perangkat sehingga memungkinkan untuk menghemat energi komputer.
•HDD Power Down
Berfungsi mengatur kinerja harddisk. Pilihlah “Enabled” agar harddisk akan dimatikan secara otomatis dalam selang waktu tertentu. Atau pilihlah “Disabled” agar harddisk terus aktif (tidak dimatikan) baik pada saat melakukan atau tidak melakukan suatu aktivitas pekerjaan.
•VGA Active Monitor
Berfungsi mengatur kinerja harddisk. Pilihlah “Enabled” agar monitor akan dimatikan secara otomatis jika dalam selang waktu tertentu. Atau pilihlah “Disabled” agar monitor terus aktif (tidak dimatikan) baik pada saat melakukan atau tidak melakukan suatu aktivitas pekerjaan.
5. PNP/PCI Configuration
Menu untuk konfigurasi perangkat-perangkat dan PCI, seperti alokasi IRQ.
6. Integrated Pheriperals
Menu untuk mengkonfigurasikan fasilitas-fasliitas yang berhubungan dengan perangkat terhubung dengan motherboard seperti harddisk controller, floppy disk controller, serial dan parallel port meliputi konfigurasi port dan IRQ. Non aktifkan yang tidak dibutuhkan untuk membebaskan IRQ.
7. Load Setup Defaults
Menu untuk meningkatkan kinerja komputer secara instant. Apabila komputer berjalan stabil dengan setting ini, Anda dapat melakukan konfigurasi setting tambahan.
8. Supervisor Password
Menu untuk membuat password supervisor, password ini berlaku untuk proses booting dan proses konfigurasi setup BIOS. Dengan kata lain, setiap orang tidak dapat mengaktifkan sistem operasi memasuki dan melakukan perubahan setup jika tidak dapat melewati password yang ini. melindunginya. Buatlah password supervisor atau abaikan jika dirasa tidak perlu.
9. User Password
Menu untuk membuat password user, password ini hanya berlaku untuk proses booting saja dan tidak bisa digunakan untuk mengubah konfigurasi setup BIOS. Dengan kata lain, sistem operasi tidak akan diaktifkan selama pengguna tidak melewati password akan tetapi dapat melakukan perubahan konfigurasi setup. Buatlah password user atau abaikan jika dirasa tidak perlu.
10. IDE HDD Auto Detiction
Menu untuk mendeteksi parameter-parameter harddisk yang dikenali komputer, seperti Type, Size, Cyls, Sector, Mode, dan sebagainya. Gunakanlah setting “Yes” untuk port yang aktif, dan settinglah “No” untuk port yang tidak digunakan.
11. HDD Low Level Format
Menu untuk melakukan proses format harddisk. Tidak semua komputer memiliki BIOS dengan fasilitas ini.
12. Save & Exit Setup
Menu untuk menyimpan berbagai kemungkinan perubahan konfigurasi setup dan keluar dari setup BIOS.
13. Exit Without Saving
Menu untuk mengabaikan berbagai kemungkinan perubahan konfigurasi setup dan keluar dari setup BIOS.
Ada beberapa cara untuk masuk ke Setup BIOS yaitu diantaranya :
AMI BIOS : Del
AwardBIOS : Ctr1+A1t+E sc
Esc
Del
PhoenixBIOS : Ctrl+Alt+Esc
Ctr1+A1t+F 1
Ctrl+Alt+ S
Ctr1+Alt+Enter
Ctrl +Alt+ F 11
Ctr1+Alt+Ins

Perbedaan AMI BIOS, AWARDS BIOS dan PHOENIX BIOS

Apa kalian tau BIOS itu apa ????Nah sebelum kita memasukin perbedaan dari 3 bios yang akan saya bahas mari kita ketahui dulu arti dari bios itu sendiri :D .
BIOS merupakan program yang disimpan dalam suatu IC, misalnya : EPROM, EEPROM dan Flash ROM yang berada di motherboard , berfungsi untuk mengenali semua komponen yang terpasang pada motherboard.
Atau menurut sumber wikipedia :
BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:
  1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
  2. Memuat dan menjalankan sistem operasi
  3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
  4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
Fungsi BIOS adalah:
1. Mengenali semua hardware / perangkat keras yang terpasang pada PC / Komputer.
2. Inisialisai ( Penyalaan ), serta pengujian terhadap semua perangkat yang terpasang ( Dalam proses yang dikenal dengan istilah Power On Self Test)
3. Mengeksekusi MBR ( Master Boot record ) Yang berada pada sector pertama pada harddisk, yang fungsinya ialah untuk memanggil Sistem Operasi dan Menjalankannya.
4. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting/urutan booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
5. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
Nah itu sekilas tentang BIOS ,selanjutnya mari kita telusuri perbedaan dari beberapa BIOS ,”next_program” jiahaha jadi inget kalo bikin program robotino pake variabel “next_rogram” hehehe maksudnya lanjut gitu bahasa saya si :D !!!!!?
  • AMI BIOS

AMI BIOS  adalah BIOS dikembangkan dan dijual oleh Megatrends Amerika. Hal ini digunakan baik di perusahaan memiliki motherboard dan pada motherboard yang dijual oleh perusahaan lain. American Megatrends adalah satu-satunya pihak ketiga produsen BIOS motherboard juga memproduksi sendiri, meskipun dalam volume yang relatif kecil. Pada 2002, AMI BIOS adalah yang paling populer BIOS firmware untuk PC.
Kesalahan yang sering terjadi pada AMI BIOS ( catatan buku saya :D )
a.one short beep =RAM refres failur
b.two short beep =parity circuit failur
c.three short beep =base 64 kb RAM failur
d.four short beep =system time RAM failur
e.five short beep =prOCESSOR FAILUR
f.six short beep =keyboard controll error
g.seven short beep =virt mode exception error
h.eight shoort beep =display memory failure
i.nine short beep =ROM BIOS cheek sum failur
j.one long & three short beep =base/extended memory failur
k.one long & eight short beep =display/restrase failur
Tabel Kode bip diagnostik yang disusun oleh AMI BIOS saat power-on self test
Jumlah berbunyi Arti
1x RAM rusak atau tidak terpasang dengan tepat.
2x Paritas kesalahan dalam 64 pertama KIB RAM
3x Memori kegagalan dalam 64KiB pertama RAM
4x Sama seperti 3, tetapi juga termasuk timer non-fungsional 1
5x CPU error
6x Kesalahan Gate A20 – biasanya menunjukkan keyboard yang rusak
7x Generasi dari pengecualian mode CPU virtual menandakan kesalahan
8x Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan tepat dalam slot
9x Ketidaksesuaian antara checksum yang dihitung dari firmware ROM dan nilai yang diharapkan hardcoded ke firmware.
10x Membaca / menulis kesalahan untuk NVRAM CMOS shutdown register
11x Checksum-Error. Periksalah baterai pada motherboard.
  • AWARDS BIOS

Untuk pengertiannya saya tidak menemukannya saya mohon maaf tapi saya akan menjelaskan tentang pesan kesalahan yang terjadi pada AWARD BIOS beserta jumlah beep nya yang ditimbulkan AWARD BIOS
KESALAHAN YG TERJADI PADA AWARD BIOS ( catatan buku saya :D )
a.one long & two short beeps =Video error
b.two,short beeps =any non-fatal error
c.one,short beeps =no error during pot
Selanjutnya dari referensi lain :
a. 1x panjang: Kesalahan RAM, modul tidak duduk dengan tepat.
b. 1x panjang, 2x pendek: Graphic card cacat atau rusak.
c. 1x panjang, 3x pendek: Keyboard rusak atau tidak terpasang (mulai versi 4.5 signal ini menunjukkan kesalahan graphic card).
Tak terputus: RAM atau graphic card tidak ditemukan.
  • PHOENIX BIOS

Mengembangkan dan mendukung perangkat lunak sistem inti untuk komputer pribadi dan perangkat komputasi lainnya. , produk Phoenix – biasa disebut sebagai BIOS (Basic Input / Output System) atau firmware – Dukungan dan mengaktifkan kompatibilitas, konektivitas, keamanan dan pengelolaan berbagai komponen dan teknologi yang digunakan dalam perangkat tersebut. Phoenix Technologies dan IBM mengembangkan El Torito standar.
Pesan kesalahan yang muncul :
a. 1x-1x-4x: BIOS rusak.
b. 1x-2x-1x: Motherboard rusak.
c. 1x-3x-1x: Masalah RAM, modul tidak terpasang dengan baik.
3x-1x-1x: Motherboard rusak.
3x-3x-4x: Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan baik.
Nah kalo yang ini hasil catatan saya cek langsung :D
a.one,one,& three beeps = CMOS read /write failure
b.one,one,& four beeps = ROM BIOS check sum failure
c.one,two,& one beeps = programmable interval time failure
d.one,two,& two beeps = DMA initialization failure
e.one,two,& three beeps = DMA page register read / write failure
f.one,three,& one beeps = RAM refresh varification errror
g.one,three,& three beeps = First 64kb RAM chip / data line failure
h.one,four,& two beeps = party failure first 64k RAM
i.one,four,& three beeps = fail sale time feature (EISH ONLY)
Nah gimana penjelasannya?? meskipun tidak begitu jelas setidaknya cukup untuk diketahui.Sebenarnya untuk BIOS sendiri masi banyak lagi selain ini ,tetapi saya hanya mencari garis besarnya sajah dan untuk setiap BIOS mempunyai kelebihan dan kekurangan masing – masing,kalo begitu apa nama BIOS anda ??? :D heheh
Jangan lupa tinggalkan komen setelah membaca yah dan Terima kasih atas kunjungannya :o _dianluffi.wordpress.com_

Tutorial/Cara Menginstall Windows 8 (Beserta Screenshot / Gambar)

Baiklah, hari ini saya akan posting tentang cara menginstall Windows 8. Windows 8 merupakan produk terbaru Microsoft yang keluar pada tahun 2012 ini. Produk ini terbilang laris dipasaran Internasional. Langsung saja :3 tanpa basa-basi kita menuju ke Steps untuk menginstall Windows 8 :)

Silahkan baca dengan teliti setiap langkah biar gk salah :v :
1.Setting Boot Priority di BIOS, jadikan urutan Boot yang paling pertama CD/DVD, tutornya bisa diliat disini.
2.Setelah setting Boot Priority, jangan lupa dan save settingannya, dan kemudian masukan CD/DVD Installer Windows 8, pada saat boot akan muncul pesan seperti dibawah ini, jika muncul pesan seperti dibawah ini, tekan apa saja si keyboard untuk melanjutkan install windows 8
BIT-XP.COM
3.Setelah itu akan muncul loading Installer Windows 8, tunggu beberapa saat!
BIT-XP.COM
4.Setelah loading selesai, Menu Installer Windows 8 pun muncul, setting kira-kira seperti digambar bawah ini
BIT-XP.COM
5.Setelah itu klik next.Kemudian pada menu selanjutnya, klik INSTALL NOW
BIT-XP.COM
6.Kemudian, masukan Serial Number Windows 8 yang terdapat pada DVD BOX Windows 8 yang telah anda beli.
BIT-XP.COM
7.Setelah masukan serial klik next, dan akan muncul Licence Terms, jika anda rajin membaca :v baca sampe abis :v kalau males ya langsung centang aja I Accept kemudian klik Next
BIT-XP.COM
8.Pada menu selanjutnya, pilih Custom : Install WIndows Only (Advanced)
BIT-XP.COM
9.Kemudian pada menu selanjutnya, pilih Partisi yang ingin diinstall Windows 8, kemudian Format partisi tersebut.
BIT-XP.COM
10.Setelah terFormat pilh Next, dan Proses Install Windows 8 pun akan dimulai. Tunggu sampai proses selesai...
BIT-XP.COM

BIT-XP.COM
11.Setelah selesai, PC/Laptop akan restart,
BIT-XP.COM

BIT-XP.COM

BIT-XP.COM
12.Setelah proses seperti diatas selesai, kita akan memilih warna Theme Windows 8 mu, dan jangan lupa Mengisi PC Name/Nama PCmu
BIT-XP.COM
12.Kemudian setting windows 8mu, jika tidak tau atau malas nyeting pilih aja Express Settings
BIT-XP.COM
13.Kemudian kita akan Sign In ke Microsoft, ditutorial ini saya menggunakan metode pada saat PC/Laptop dalam keadaan offline, jadim kita pilih saja Sign In without a Microsoft Account
BIT-XP.COM
14.Kemudian akan muncul lagi Sign in to your PC, pilih saja Local Account
BIT-XP.COM
15.Setelah itu, pada langkah selanjutnya kita di minta untuk mengisi UserName, isi sesuka hatimu, saya akan mengisi nama saya :P
BIT-XP.COM
16.Setelah selesai, tunggu proses penyiapan penggunaan Windows 8 sampai selesai...
BIT-XP.COM

BIT-XP.COM

BIT-XP.COM

BIT-XP.COM

BIT-XP.COM 
17.Setelah selesai, jeng jeng :v Windows 8 pun telah terinstall di PC/Laptopmu :P
BIT-XP.COM

BIT-XP.COM

Sekian tutorial menginstall Windows 8 dari saya :) apa bila ada salah kata saya minta maaf, saya ucapkan terima kasih :)

Langkah langkah Cara install ulang windows 7

Saya pingin berbagi beberapa langkah langkah Cara install ulang windows 7 lengkap dengan gambar instruksinya jikalau anda pingin menginstall kembali windows7 dengan beragam macam alasan layaknya terkena virus, dan seterusnya. jikalau anda telah buat persiapan dvd os windows 7 nya. segera saja untuk langkahnya yaitu sebagaimana berikut tahap-tahapnya :

Jika kita ingin menginstall ulang sebuah komputer, ataupun laptop, terlebih dahulu kita akan menentukan media/devices yang digunakan untuk menginstal sebuah OS, Bisa dengan CD/DVD dan juga dengan Flashdisk.

Windows 7

Setelah kita tentukan devices nya, berikutnya adalah mengatur pilihan first boot pada komputer.
Cara Pertama
Berikut adalah cara mengatur first boot pada komputernya ke CD/DVD :
1. Restart Komputermu atau saat  awal Menyala Tekan Tombol F2 untuk masuk ke menu Setup di menu Bios, atau terkadang harus menekan Tombol Del, dengan tulisan "Del To Setup", dll sesuai menu di komputermu.

2. Dalam  menu Bios akan ada tampilan seperti di bawah ini mungkin akan berbeda di setiap komputer, tapi tinggal sesuaikan saja


Bios Menu
3. Di menu Boot, pilih Boot Device Priority, pada Menu First Boot pastikan terpilih dengan memakai CDROOM.
Menu Boot Device Priority
tekan Tombol F10 untuk menyimpan dan exit, maka komputermu akan Merestart.

Cara kedua

  1. Tancapkan USB Flashdisk yang telah berisi file Sistem yang telah dibuat sebelumnya. Jika menggunakan CD/DVD bisa dimasukkan nanti.
  2. Nyalakan komputer atau notebook
  3. segera setelah komputer dinyalakan tekan tanpa jeda tombol ESC dan F1 bergantian berulang-ulang. Akan muncul jendela biru kecil yang menawarkan kita mau boot dari mana: “Please select your boot device”
  4. Gunakan tombol panah naik turun untuk memilih. Dari hardisk, Flashdisk (merek flashdisk akan tercantum) atau cd/dvd.
  5. Jika memilih boot dari cd/dvd, masukkan dulu cd/dvd sistem, barulah tekan Enter.
  6. Tunggu sampai proses boot selesai.

Cara ketiga
  1. Tancapkan usb flasdisk sistem, untuk cd/dvd bisa menyusul.
  2. nyalakan komputer/notebook
  3. segera setelah menyalakan komputer/notebook tekan F2 berkali-kali agar tidak ketinggalan masuk ke BIOS. (Tombol yang ditekan untuk masuk BIOS pada komputer/laptop lain mungkin berbeda, ada yang menggunakan tombol Del ataupun kombinasi beberapa tombol).
    Setelah masuk ke menu BIOS, karena disini tujuan utamanya tidak mengatur first boot priority maka gunakan tombol panah ke kanan untuk memilih link Exit lalu tekan Enter
    ternyata sebelum benar-benar keluar dari BIOS, ada pilihan untuk boot dari hardisk atau cd/dvd ataukah dari usb flashdisk yang telah ditancapkan tadi.
    Masukkan cd/dvd sistem jika ingin boot dari cd/dvd.
    Gunakan tombol panah atas bawah untuk memilih.
    Setelah terpilih tekan Enter
  4. tunggu sampai proses boot selesai.
Jika sudah mengatur Boot menu nya baru kita melakukan tahapan install ulang windows 7 :
1. Pertama atur First Boot komputer anda ke DVD, baca di artikel Cara untuk mengatur pemilihan first boot komputer. Restart komputer.
2.Ketika komputer kembali menyala akan tampil perintah "Press any key to boot from CD or DVD... " segera klik pada sembarang tombol keyboard, dan akan berikutnya akan tampil proses pemuatan file seperti gambar dibawah ini:
Windows loading file

 3. Berkutnya akan tampil menu pengisian Bahasa, format waktu, dan Metode Keyboard, lakukan pengisiannya seperti gambar dibawah ini, dan pilih Next :

4. Pilih Install now, maka akan tampil menu pilihan persetujuan, centang menu I accept the license terms, dan pilih Tombol Next.
5. Sekarang pilih dan klik menu Custom Advanced
6. Berikutnya akan tampil menu Drive Options seperti ini:
Saya akan jelaskan terlebih dahulu yang harus anda lakukan karena di setiap komputer pengaturan atau banyaknya drive pasti akan berbeda-beda, Yang perlu anda bedakan atau ketahui adalah Drive System Reserved dan Drive C untuk install windows 7 nya.
7. Sekarang pilih menu drive options, Pilih Disk 0 Partition 1 System Reserved dan pilih Format.
8. Pilih Disk 0 Partition yang anda yakini sebagai Drive C dan pilih Format.
9. Sekarang pilih Drive C yang telah di Format tadi dan klik tombol Next.
10. Setelah sistem mengkopi dan instalasi wondows 7, komputer akan merestart, saat menyala akan tampil kembali perintah "Press any key to boot from CD or DVD... " dan jangan pijit tombol apapun, biarkan sampai tampil seperti gambar dibawah ini:

11. Sekarang kita masuk ke menu pengisian personalisasi windows 7 anda, pengisiannya cukup ikuti seperti gambar-gambar dibawah ini dan Step by step sampai windows 7nya berhasil terinstal :
Saya sarankan pengisian password dikosongkan terlebih dahulu dan pilih Next
Masukkan product key jika anda sudah memilikinya, atau skip jika anda ingin mengisikannya nanti.
Pilih Ask me later
Atur waktu dan timezone seperti gambar dibawah ini :
Tunggu beberapa saat, dan Windows 7 pun berhasil terinstall ulang di komputer anda.
Demikian Cara install ulang windows 7 yang bisa saya terangkan semoga bisa bermanfaat.